Buruknya performa Albiceleste di bawah kepelatihan Diego Maradona membuat warga Argentina geram. Sebuah grup terdiri dari presiden klub-klub Divisi Utama (Primera Division) Argentina mulai menggalang kampanye mendesak Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA) mencari pengganti Maradona.
Tidak sampai di sana, grup yang tidak memiliki nama itu bahkan sudah mencalonkan satu nama yang dinilai paling tepat untuk menangani Tim Tango. Dia adalah arsitek muda Barcelona, Josep Guardiola, demikian dilansir harian Spanyol Marca, Kamis (17/9/2009).
Alasan di balik "Project Guardiola 2010" itu cukup masuk akal. Seperti diketahui, di bawah asuhan Maradona, Tim Tango tidak mampu menunjukkan performa maksimal meski diperkuat Si Bocah Ajaib Lionel Messi. Sebagian besar pihak menilai, Maradona tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaik pemain berjuluk The Messiah.
Sementara, di bawah asuhan Guardiola di Blaugrana, Messi tampil sebagai momok menakutkan yang siap mengobrak-abrik barisan pertahanan lawan. Grup pencetus ide itu tentunya berharap, Guardiola mampu mengantarkan Argentina menuju tangga juara Piala Dunia 2010 seperti ketika membawa Barca merengkuh gelar juara La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions musim lalu.
"Argentina memiliki permata bernama Messi, dan tidak ada satupun pelatih nasional mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sebaliknya dengan Guardiola di Barcelona, Messi memenangkan tiga turnamen dalam kurun setahun," demikian pernyataan grup tersebut seperti dikutip Marca.
"Beberapa orang tidak menginginkan pelatih asing, tapi para pelatih nasional Argentina gagal menggali kemampuan Messi, kecuali Sergio Batista. Namun, dia tidak memiliki kualifikasi untuk memimpin timnas."
Hingga berita ini diturunkan, belum ada reaksi apapun dari kubu AFA. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa AFA memang berniat menawarkan pekerjaan itu kepada Guardiola. Namun, hal itu disinyalir baru akan diwujudkan usai perhelatan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Wednesday, September 23, 2009
Inggris Undang Legenda Argentina Dukung Kampanye PD 2018 - Zona Piala Dunia
Upaya itu termasuk dengan mengangkat dua legenda Argentina Osvaldo Ardiles dan Ricardo Villa menjadi duta kampanye Inggris untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018.
FIFA akan menentukan tuan rumah Piala Dunia 2018, dan kemungkinan juga untuk Piala Dunia 2022 pada Desember 2010, sementara Afrika Selatan menjadi tuan rumah untuk 2010 dan Brasil untuk 2014.
"Saya bahagia diundang ke kampanye ini oleh presiden FA (Asosiasi Sepakbola Inggris) Lord Triesman," kata Ardiles yang kini bermukim di Inggris kepada Telam.
Ardiles mewakili Villa melanjutkan, "Villa dan saya menganggap Inggris rumah kami, selain menjadi tempat kelahiran sepakbola."
Duet Argentina berusia 57 tahun ini bergabung dengan sejumlah pemain Inggris, legenda dan masa kini, termasuk David Beckham untuk mendukung kampanye tuan rumah Piala Dunia 2018 itu.
Selain Inggris, yang didukung oleh tiga partai politik utama, Rusia, Belanda dan Belgia, Spanyol dan Portugal, Indonesia, Meksiko, AS, Australia, serta Jepang juga berambisi menjadi tuan rumah.
FIFA akan menentukan tuan rumah Piala Dunia 2018, dan kemungkinan juga untuk Piala Dunia 2022 pada Desember 2010, sementara Afrika Selatan menjadi tuan rumah untuk 2010 dan Brasil untuk 2014.
"Saya bahagia diundang ke kampanye ini oleh presiden FA (Asosiasi Sepakbola Inggris) Lord Triesman," kata Ardiles yang kini bermukim di Inggris kepada Telam.
Ardiles mewakili Villa melanjutkan, "Villa dan saya menganggap Inggris rumah kami, selain menjadi tempat kelahiran sepakbola."
Duet Argentina berusia 57 tahun ini bergabung dengan sejumlah pemain Inggris, legenda dan masa kini, termasuk David Beckham untuk mendukung kampanye tuan rumah Piala Dunia 2018 itu.
Selain Inggris, yang didukung oleh tiga partai politik utama, Rusia, Belanda dan Belgia, Spanyol dan Portugal, Indonesia, Meksiko, AS, Australia, serta Jepang juga berambisi menjadi tuan rumah.
Mourinho: Dominasi Inggris Bakal Berakhir - Zona Champions
Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, memperkirakan bahwa dominasi klub Inggris di Liga Champions akan berakhir. Menurutnya, Italia dan Spanyol akan menguasai Eropa musim ini.
Selama beberapa musim terakhir, klub-klub Premier League mendominasi Liga Champions dengan meloloskan tiga wakilnya hingga semifinal. Sebaliknya, tak satu pun tim Italia mampu menembus empat besar. AS Roma, Juventus, dan Inter bahkan tak bisa mengalahkan klub-klub Inggris di fase gugur.
Mourinho pun mengakui bahwa musim lalu timnya masih tidak bisa berbuat banyak. Namun, musim ini timnya tampil lebih baik. Itu memungkinkan prestasi tim Italia, setidaknya Inter, akan lebih baik dari klub Inggris.
"Tim-tim Inggris punya potensi sama tapi Liga Champions dapat lebih baik musim ini karena saya rasa kita melihat Inter yang lebih baik, Bayern Muenchen membaik, Real Madrid membaik. Barcelona tetaplah Barcelona; itu bakal sulit," ujar Mourinho kepada The Telegraph.
Di Liga Champions kali ini, semua tim Inggris bersusah payah meraih kemenangan di laga perdana penyisihan grup. Adapun Italia, hanya AC Milan yang meraih kemenangan. Juve dan Inter main seri di kandang masing-masing, sementara Fiorentina kalah dari Olympique Lyon.
Soal hasil imbang tanpa gol lawan Barcelona, Mourinho tetap mengakui timnya bermain baik. Jika merujuk pada catatan statistik pertandingan, pelatih asal Portugal itu puas melihat penampilan timnya. Lagi pula, timnya memainkan lima pemain baru yang masih belum kenal satu sama lain, sementara pemain Barca sudah saling tahu karakter mereka masing-masing.
"Sebuah tim melawan Barcelona, tim terbaik Eropa, dan tidak kebobolan, hanya mendapat satu kartu kuning di menit terakhir, dan melanggar hanya 12 kali? Saya kira itu penampilan hebat," ujar mantan pelatih Chelsea itu.
Selama beberapa musim terakhir, klub-klub Premier League mendominasi Liga Champions dengan meloloskan tiga wakilnya hingga semifinal. Sebaliknya, tak satu pun tim Italia mampu menembus empat besar. AS Roma, Juventus, dan Inter bahkan tak bisa mengalahkan klub-klub Inggris di fase gugur.
Mourinho pun mengakui bahwa musim lalu timnya masih tidak bisa berbuat banyak. Namun, musim ini timnya tampil lebih baik. Itu memungkinkan prestasi tim Italia, setidaknya Inter, akan lebih baik dari klub Inggris.
"Tim-tim Inggris punya potensi sama tapi Liga Champions dapat lebih baik musim ini karena saya rasa kita melihat Inter yang lebih baik, Bayern Muenchen membaik, Real Madrid membaik. Barcelona tetaplah Barcelona; itu bakal sulit," ujar Mourinho kepada The Telegraph.
Di Liga Champions kali ini, semua tim Inggris bersusah payah meraih kemenangan di laga perdana penyisihan grup. Adapun Italia, hanya AC Milan yang meraih kemenangan. Juve dan Inter main seri di kandang masing-masing, sementara Fiorentina kalah dari Olympique Lyon.
Soal hasil imbang tanpa gol lawan Barcelona, Mourinho tetap mengakui timnya bermain baik. Jika merujuk pada catatan statistik pertandingan, pelatih asal Portugal itu puas melihat penampilan timnya. Lagi pula, timnya memainkan lima pemain baru yang masih belum kenal satu sama lain, sementara pemain Barca sudah saling tahu karakter mereka masing-masing.
"Sebuah tim melawan Barcelona, tim terbaik Eropa, dan tidak kebobolan, hanya mendapat satu kartu kuning di menit terakhir, dan melanggar hanya 12 kali? Saya kira itu penampilan hebat," ujar mantan pelatih Chelsea itu.
Permainan Inter Ditertawakan Presiden Genoa - Zona Champions
Presiden Genoa, Enrico Preziosi, menyeringai melihat penampilan Inter Milan saat melawan Barcelona di Liga Champions. Menurutnya, Genoa masih bisa lebih baik dibanding juara Serie A itu.
Penyataan itu ia lontarkan setelah menyaksikan duel Inter versus Barcelona yang di Giuseppe Meazza, Rabu (16/9) kemarin. Meski berstatus sebagai tuan rumah, Inter justru terkurung oleh permainan Barca dan akhirnya menahan juara Liga Champions tersebut dengan skor 0-0."Kemarin saya berada di San Siro dan, menurut saya, mereka seolah tak memiliki gaya permainan bagus seperti yang kami miliki," komentar Preziosi soal laga tersebut. "Kami mungkin tidak memiliki pemain kelas dunia tetapi kita adalah tim bagus."
Saat ini Genoa dalam performa tinggi dan menduduki puncak klasemen sementara Serie-A berkat kemenangan di tiga laga. Adapun Inter menguntit di peringkat keempat dengan dua kali menang dan sekali seri. Di Liga Europa, "I Rossoblu" juga tampil bagus dan menekuk menghancurkan Slavia Praha dengan 2-0, Kamis (17/9).
"Pada pertandingan pertama, kami bermain lancar tetapi ini baru pertama," ujar Preziosi soal penampilan timnya lawan Slavia. "Kami perlu terus bekerja keras. Saya ingin menunjukkan bahwa hasil yang kami capai sekarang bukanlah turun dari langit. Ini hasil kerja bertahun-tahun."
Akhir pekan ini Genoa berpeluang besar mempertahankan posisinya di puncak klasemen dengan bertandang ke markas Chievo. Inter akan bertamu ke Cagliari.
Penyataan itu ia lontarkan setelah menyaksikan duel Inter versus Barcelona yang di Giuseppe Meazza, Rabu (16/9) kemarin. Meski berstatus sebagai tuan rumah, Inter justru terkurung oleh permainan Barca dan akhirnya menahan juara Liga Champions tersebut dengan skor 0-0."Kemarin saya berada di San Siro dan, menurut saya, mereka seolah tak memiliki gaya permainan bagus seperti yang kami miliki," komentar Preziosi soal laga tersebut. "Kami mungkin tidak memiliki pemain kelas dunia tetapi kita adalah tim bagus."
Saat ini Genoa dalam performa tinggi dan menduduki puncak klasemen sementara Serie-A berkat kemenangan di tiga laga. Adapun Inter menguntit di peringkat keempat dengan dua kali menang dan sekali seri. Di Liga Europa, "I Rossoblu" juga tampil bagus dan menekuk menghancurkan Slavia Praha dengan 2-0, Kamis (17/9).
"Pada pertandingan pertama, kami bermain lancar tetapi ini baru pertama," ujar Preziosi soal penampilan timnya lawan Slavia. "Kami perlu terus bekerja keras. Saya ingin menunjukkan bahwa hasil yang kami capai sekarang bukanlah turun dari langit. Ini hasil kerja bertahun-tahun."
Akhir pekan ini Genoa berpeluang besar mempertahankan posisinya di puncak klasemen dengan bertandang ke markas Chievo. Inter akan bertamu ke Cagliari.
Pizarro: Roma Miskin Semangat - Liga Europa
Gelandang AS Roma, David Pizarro mengaku kecewa kepada tim usai kekalahan 0-2 dari FC Basel babak penyisihan grup Liga Europa, di Stadion St Jakob Park, Kamis (16/9) atau Jumat dini hari WIB. Menurutnya, kekalahan itu terjadi karena penggawa AS Roma bermain tanpa semangat.
Meski berstatus tim tamu, Roma diunggulkan menang atas Basel. Namun, meski turun dengan kekuatan terbaik, tim asuhan Claudio Ranieri ini menyerah terhadap dua gol tuan rumah, yang dicetak oleh Carlos Carlitos (11) dan Frederico Almerares (87).
Melihat statistik, meski hanya memiliki 48 persen penguasaan bola, Roma sebetulnya memiliki peluang cukup besar untuk menang. Selama 90 menit, mereka menciptakan enam tembakan tepat ke gawang. Bandingkan dengan tuan rumah yang hanya mampu membuat empat ancaman serius ke gawang Julio Sergio.
Menurut Pizarro, secara teknik dan kualitas, permainan AS Roma memang sedikit berada di atas Basel. Namun, keunggulan itu menjadi tak bertenaga ketika muncul tanpa disertai semangat.
"Musim kami sejauh ini sangat berat. Setiap dari kami harus memenuhi tanggung jawab kami di lapangan. Ini adalah sesuatu yang tidak kami lakukan belakangan ini," ungkap Pizarro kepada Roma Channel.
"Masalah kami adalah kami memiliki kualitas, tetapi tidak ada antusiasme yang mengakibatkan hasil buruk ini. Dua musim lalu, kami sejajar dengan semua. Kami harus menemukan bentuk kami dan bercermin apa yang berubah saat ini," lanjutnya.Menambahkan pernyataan Pizarro, bek Phillipe Mezes menyatakan bahwa AS Roma krisis kepercayaan diri. Itu permainan AS Roma kurang total dan maksimal.
"Aku tidak mengerti kenapa kami begitu sering menderita kekalahan. Namun, pertama-tama, kami harus menemukan kembali kepercayaan diri karena itulah satu-satunya cara yang bisa mengembalikan semangat tim," tandasnya.
Roma memang mengawali musim dengan buruk. Di dua laga perdana Serie-A, mereka sama sekali gagal mendulang poin. Itu mengakibatkan dipecatnnya pelatih Luciano Spalletti.
Pelatih anyar mereka, Claudio Ranieri, cukup menjanjikan harapan lebih baik. Pada laga debutnya sebagai pelatih Roma, ia memberikan poin penuh pertama kepada Roma usai menggulung Siena 2-1. Sayang, hasil lumayan itu langsung diganjal Basel.
Meski berstatus tim tamu, Roma diunggulkan menang atas Basel. Namun, meski turun dengan kekuatan terbaik, tim asuhan Claudio Ranieri ini menyerah terhadap dua gol tuan rumah, yang dicetak oleh Carlos Carlitos (11) dan Frederico Almerares (87).
Melihat statistik, meski hanya memiliki 48 persen penguasaan bola, Roma sebetulnya memiliki peluang cukup besar untuk menang. Selama 90 menit, mereka menciptakan enam tembakan tepat ke gawang. Bandingkan dengan tuan rumah yang hanya mampu membuat empat ancaman serius ke gawang Julio Sergio.
Menurut Pizarro, secara teknik dan kualitas, permainan AS Roma memang sedikit berada di atas Basel. Namun, keunggulan itu menjadi tak bertenaga ketika muncul tanpa disertai semangat.
"Musim kami sejauh ini sangat berat. Setiap dari kami harus memenuhi tanggung jawab kami di lapangan. Ini adalah sesuatu yang tidak kami lakukan belakangan ini," ungkap Pizarro kepada Roma Channel.
"Masalah kami adalah kami memiliki kualitas, tetapi tidak ada antusiasme yang mengakibatkan hasil buruk ini. Dua musim lalu, kami sejajar dengan semua. Kami harus menemukan bentuk kami dan bercermin apa yang berubah saat ini," lanjutnya.Menambahkan pernyataan Pizarro, bek Phillipe Mezes menyatakan bahwa AS Roma krisis kepercayaan diri. Itu permainan AS Roma kurang total dan maksimal.
"Aku tidak mengerti kenapa kami begitu sering menderita kekalahan. Namun, pertama-tama, kami harus menemukan kembali kepercayaan diri karena itulah satu-satunya cara yang bisa mengembalikan semangat tim," tandasnya.
Roma memang mengawali musim dengan buruk. Di dua laga perdana Serie-A, mereka sama sekali gagal mendulang poin. Itu mengakibatkan dipecatnnya pelatih Luciano Spalletti.
Pelatih anyar mereka, Claudio Ranieri, cukup menjanjikan harapan lebih baik. Pada laga debutnya sebagai pelatih Roma, ia memberikan poin penuh pertama kepada Roma usai menggulung Siena 2-1. Sayang, hasil lumayan itu langsung diganjal Basel.
Guardiola Menyesal Ganti Henry - Zona Spanyol
Ada ganjalan yang tersisa di hati pelatih Barcelona Pep Guardiola usai melakoni laga perdana babak penyisihan grup F Liga Champions 2009/2010 kontra Inter Milan. Ya, dia mengaku menyesal telah menarik keluar Thierry Henry pada tengah pertandingan.
Henry yang bermain cukup apik pada duel maut di Giuseppe Meazza tersebut, namun secara mengejutkan dia ditarik keluar lapangan untuk digantikan gelandang serang Andreas Iniesta. Atas keputusan tersebut Henry pun menyatakan kekecewaannya.
Entah karena ingin meredam suasana atau ada maksud lain, Guardiola akhirnya menyesali tindakannya. Dia juga tidak menolak jika Henry menyalahkan bahkan menghujatnya.
"Mungkin saya telah salah langkah dengan mengeluarkan Henry. Ketidakpuasaannya juga bisa saya pahami, dia punya alasan kuat atas hal itu," ungkap Guardiola seperti disitat Goal, (19/9/2009).
"Saya juga pernah menjadi seorang pemain dan situasi seperti itu memang benar-benar buruk. Henry benar dan saya salah," sambungnya lagi.
Henry yang bermain cukup apik pada duel maut di Giuseppe Meazza tersebut, namun secara mengejutkan dia ditarik keluar lapangan untuk digantikan gelandang serang Andreas Iniesta. Atas keputusan tersebut Henry pun menyatakan kekecewaannya.
Entah karena ingin meredam suasana atau ada maksud lain, Guardiola akhirnya menyesali tindakannya. Dia juga tidak menolak jika Henry menyalahkan bahkan menghujatnya.
"Mungkin saya telah salah langkah dengan mengeluarkan Henry. Ketidakpuasaannya juga bisa saya pahami, dia punya alasan kuat atas hal itu," ungkap Guardiola seperti disitat Goal, (19/9/2009).
"Saya juga pernah menjadi seorang pemain dan situasi seperti itu memang benar-benar buruk. Henry benar dan saya salah," sambungnya lagi.
Kaka Nyaman dengan Formasi 4-2-2-2 - Zona Spanyol
Real Madrid sedang bersiap menyambut tim promosi Xerez di Santiago Bernabeu, pada laga lanjutan La Liga, akhir pekan ini. Playmaker Kaka, menyatakan dirinya puas diberi kebebasan oleh pelatih untuk bergerak di lapangan.
Pelatih asal Chili Manuel Pellegrini, meneapkan formasi 4-2-2-2 dalam skuadnya. Pada patron tersebut, gelandang dan striker punya kebebasan bergerak untuk menunjang serangan.
"Saya skua dengan formasi 4-2-2-2 yang diterapkan Pellegrini. Pemain punya kebebasan untuk bergerak kemanapun yang diinginkannya. Ketika kami menguasai bola, pelatih membiarkan kami membentuk pola serangan sendiri. Ini sangat positif," jelas Kaka kepada AS, Sabtu (19/9/2009).
Pemain 27 tahun ini menambahkan jika dia menggunakan pengalamannya dalam bermian sepakbola sebagai kunci bermain di Real Madrid. Selebihnya, Kaka ingin menanam mental bertanding yang kuat.
"Tim ini terus tumbuh berkembang di setiap pertandingan. Kami seperti berevolusi. Madrid harus menjadi tim yang kuat dan itulah yang dibutuhkan bila ingin menjadi juara."
Pelatih asal Chili Manuel Pellegrini, meneapkan formasi 4-2-2-2 dalam skuadnya. Pada patron tersebut, gelandang dan striker punya kebebasan bergerak untuk menunjang serangan.
"Saya skua dengan formasi 4-2-2-2 yang diterapkan Pellegrini. Pemain punya kebebasan untuk bergerak kemanapun yang diinginkannya. Ketika kami menguasai bola, pelatih membiarkan kami membentuk pola serangan sendiri. Ini sangat positif," jelas Kaka kepada AS, Sabtu (19/9/2009).
Pemain 27 tahun ini menambahkan jika dia menggunakan pengalamannya dalam bermian sepakbola sebagai kunci bermain di Real Madrid. Selebihnya, Kaka ingin menanam mental bertanding yang kuat.
"Tim ini terus tumbuh berkembang di setiap pertandingan. Kami seperti berevolusi. Madrid harus menjadi tim yang kuat dan itulah yang dibutuhkan bila ingin menjadi juara."
Leonardo Bantah Telantarkan Huntelaar - Zona Italia
Leonardo mencoba melawan kritikan yang menuduh dirinya tidak memberikan cukup waktu bagi penyerang barunya, Klaas-Jan Huntelaar, untuk beradaptasi dengan permainan AC Milan.
Penyerang 26 tahun itu belum juga mencetak gol bagi Rossoneri dan mulai sering menghuni bangku cadangan maupun digantikan pada beberapa pertandingan terakhir.
Milan gagal mencetak gol di pertandingan Seri A setiap Huntelaar bermain. Mantan penyerang Ajax ini juga tidak disertakan saat Milan menghadapi Marseille di Liga Champions pertengahan pekan ini.
Hal itu menimbulkan kecurigaan bahwa Leonardo tidak memberikan kesempatan sang pemain beradaptasi, tetapi sang pelatih tetap yakin bahwa Huntelaar tengah beradaptasi.
“Pada pertandingan pertama ia tidak tampil karena hukuman, lalu karena timnas, jadi sebenarnya dia tidak pernah ada di sini,” tutur Leonardo kepada media di Italia.
“Seorang pemain harus menjadi bagian dari sistem, namun kenyataannya dia baru berlatih selama seminggu, selain itu dia juga masih belajar bahasa Italia,” terangnya mengakhiri.
Penyerang 26 tahun itu belum juga mencetak gol bagi Rossoneri dan mulai sering menghuni bangku cadangan maupun digantikan pada beberapa pertandingan terakhir.
Milan gagal mencetak gol di pertandingan Seri A setiap Huntelaar bermain. Mantan penyerang Ajax ini juga tidak disertakan saat Milan menghadapi Marseille di Liga Champions pertengahan pekan ini.
Hal itu menimbulkan kecurigaan bahwa Leonardo tidak memberikan kesempatan sang pemain beradaptasi, tetapi sang pelatih tetap yakin bahwa Huntelaar tengah beradaptasi.
“Pada pertandingan pertama ia tidak tampil karena hukuman, lalu karena timnas, jadi sebenarnya dia tidak pernah ada di sini,” tutur Leonardo kepada media di Italia.
“Seorang pemain harus menjadi bagian dari sistem, namun kenyataannya dia baru berlatih selama seminggu, selain itu dia juga masih belajar bahasa Italia,” terangnya mengakhiri.
Ronaldinho Pensiun? - Zona Italia
Harian Sport mengklaim, gelandang AC Milan, Ronaldinho, frustrasi melihat kemerosotan kariernya. Menurut mereka, Ronaldinho mempertimbangkan gantung sepatu akhir musim ini.
Ronaldinho pindah dari Barcelona ke Milan awal musim 2008-2009. Namun, karena kalah bersaing dengan Ricardo Kaka, ia banyak dicadangkan. Performa dan kepercayaan diri Ronaldinho pun merosot tajam.
Ketika Kaka pindah ke Real Madrid pada bursa transfer silam, segenap warga San Siro mendaulat Ronaldinho untuk berperan sebagai otak permainan "I Rossoneri". Ronaldinho pun sempat menjawab kepercayaan itu dengan penampilan gemilang yang membawa Milan menang 2-1 atas Siena. Saat itu, ia menyumbang satu assist.
Namun, Ronaldinho tak mampu menjaga konsistensi. Pada giornata kedua dan ketiga, ia gagal berkontribusi sehingga Milan menyerah 0-4 dari Inter Milan dan ditahan Livorno 0-0.
Pelatih Leonardo pun mencoba mencari solusi kebobrokan performa Milan. Ketika menghadapi Olympique Marseille di pentas Liga Champions, ia pun mencadangkan Ronaldinho dan memasang Clarence Seedorf. Hasilnya, Milan menutup laga tandang itu dengan kemenangan 2-1.
Hasil itu membuat Leonardo ingin menjajal formasi yang sama saat menjamu Bologna dalam lanjutan Serie A, Minggu (20/9). Kali ini, Ronaldinho bukan hanya tidak dijadikan starter. Media Italia mengklaim, Ronaldinho bahkan tidak masuk rombongan cadangan. Keadaan ini akan berlangsung hingga Ronaldinho bisa membuktikan, ia pantas memimpin Milan. Sayangnya, menurut Sport, hal itu sulit diharapkan.
"Ronaldinho menyadari kenyataan bahwa kemerosotannya 100 persen bergantung kepada hilangnya motivasi dan tantangan baru. Ia bersikap seperti mantan pesepak bola profesional. Ini adalah alasan mengapa ide (pensiun) membayangi pikirannya untuk segera mengambil keputusan final dan pensiun," demikian bunyi artikel di Sport.
"Ronaldo terus mengering. Penampilannya di Afrika hanyalah utopia. Bahkan, (gaji) 6,5 juta euro yang didapat dari Milan tak cukup untuk mengembalikan senyumnya," lanjut tulisan tersebut.
Menurut radio Brasil, Jovern Pan, krisis kepercayaan diri Ronaldinho sudah terjadi sejak ia menginjakkan kaki di Milan. Saat itu, Ronaldinho bahkan telah mendiskusikan niat itu kepada kakak sekaligus agennya, Roberto de Assis. Namun, dengan berbagai pertimbangan, Ronaldinho memilih bertahan.
Kali in pun, peluang Ronaldinho untuk menunda pensiun tetap terbuka. Hanya saja, ia tak akan merumput di liga-liga besar Eropa. Mengikuti jejak Ronaldo dan Adriano, ia mungkin akan bermain di Liga Brasil.
Ronaldinho pindah dari Barcelona ke Milan awal musim 2008-2009. Namun, karena kalah bersaing dengan Ricardo Kaka, ia banyak dicadangkan. Performa dan kepercayaan diri Ronaldinho pun merosot tajam.
Ketika Kaka pindah ke Real Madrid pada bursa transfer silam, segenap warga San Siro mendaulat Ronaldinho untuk berperan sebagai otak permainan "I Rossoneri". Ronaldinho pun sempat menjawab kepercayaan itu dengan penampilan gemilang yang membawa Milan menang 2-1 atas Siena. Saat itu, ia menyumbang satu assist.
Namun, Ronaldinho tak mampu menjaga konsistensi. Pada giornata kedua dan ketiga, ia gagal berkontribusi sehingga Milan menyerah 0-4 dari Inter Milan dan ditahan Livorno 0-0.
Pelatih Leonardo pun mencoba mencari solusi kebobrokan performa Milan. Ketika menghadapi Olympique Marseille di pentas Liga Champions, ia pun mencadangkan Ronaldinho dan memasang Clarence Seedorf. Hasilnya, Milan menutup laga tandang itu dengan kemenangan 2-1.
Hasil itu membuat Leonardo ingin menjajal formasi yang sama saat menjamu Bologna dalam lanjutan Serie A, Minggu (20/9). Kali ini, Ronaldinho bukan hanya tidak dijadikan starter. Media Italia mengklaim, Ronaldinho bahkan tidak masuk rombongan cadangan. Keadaan ini akan berlangsung hingga Ronaldinho bisa membuktikan, ia pantas memimpin Milan. Sayangnya, menurut Sport, hal itu sulit diharapkan.
"Ronaldinho menyadari kenyataan bahwa kemerosotannya 100 persen bergantung kepada hilangnya motivasi dan tantangan baru. Ia bersikap seperti mantan pesepak bola profesional. Ini adalah alasan mengapa ide (pensiun) membayangi pikirannya untuk segera mengambil keputusan final dan pensiun," demikian bunyi artikel di Sport.
"Ronaldo terus mengering. Penampilannya di Afrika hanyalah utopia. Bahkan, (gaji) 6,5 juta euro yang didapat dari Milan tak cukup untuk mengembalikan senyumnya," lanjut tulisan tersebut.
Menurut radio Brasil, Jovern Pan, krisis kepercayaan diri Ronaldinho sudah terjadi sejak ia menginjakkan kaki di Milan. Saat itu, Ronaldinho bahkan telah mendiskusikan niat itu kepada kakak sekaligus agennya, Roberto de Assis. Namun, dengan berbagai pertimbangan, Ronaldinho memilih bertahan.
Kali in pun, peluang Ronaldinho untuk menunda pensiun tetap terbuka. Hanya saja, ia tak akan merumput di liga-liga besar Eropa. Mengikuti jejak Ronaldo dan Adriano, ia mungkin akan bermain di Liga Brasil.
Januari, Arsenal Beli Murah Chamakh - Zona Inggris
Media Inggris, Daily Mail, mengklaim, Arsenal bakal menuntaskan negosiasi pembelian penyerang Bordeaux, Marouane Chamakh, pada jendela transfer kedua, Januari mendatang. Saat itu, Arsenal hanya perlu menggelontorkan uang 1,5 juta poundsterling atau sekitar Rp 23 miliar untuk memboyong Chamakh ke Emirates.
Kontrak Chamakh di Bordeaux berakhir pada Juni 2010. Ia sudah bertekad untuk tidak memperpanjang kontrak di sana. Sesuai hukum transfer, Chamakh bebas membuka negosiasi dengan klub mana pun pada Januari mendatang.
Arsenal adalah klub yang paling berpeluang menjadi pelabuhan Chamakh berikutnya. Sejak akhir musim lalu, ia dan Arsenal sudah menyatakan sama-sama tertarik. Namun, karena Bordeaux memasang harga terlalu tinggi, Arsenal memilih menunggu waktu yang tepat untuk membajak Chamakh.
Arsenal membutuhkan Chamakh untuk memulihkan kualitas serangan menyusul kepindahan Emmanuel Adebayor ke Manchester City. Selain itu, mengingat banyaknya kompetisi yang diikuti Arsenal, kehadiran Chamakh akan memastikan stabilitas kekuatan Arsenal di setiap ajang.Rencana Arsenal bukannya bebas hambatan. Pasalnya, Juventus juga berminat kepada Chamakh. Dan, meski ingin menjajal Premier League, Chamakh juga tidak menutup kemungkinan pindah ke Juventus.
Bila Juventus berani mengajukan harga lebih tinggi dari Arsenal, bukan tak mungkin, Bordeaux melepas Chamakh ke Turin. Soalnya, sejak awal, Bordeaux memang ingin mengeruk keuntungan sebanyak mungkin dari Chamakh.
Kontrak Chamakh di Bordeaux berakhir pada Juni 2010. Ia sudah bertekad untuk tidak memperpanjang kontrak di sana. Sesuai hukum transfer, Chamakh bebas membuka negosiasi dengan klub mana pun pada Januari mendatang.
Arsenal adalah klub yang paling berpeluang menjadi pelabuhan Chamakh berikutnya. Sejak akhir musim lalu, ia dan Arsenal sudah menyatakan sama-sama tertarik. Namun, karena Bordeaux memasang harga terlalu tinggi, Arsenal memilih menunggu waktu yang tepat untuk membajak Chamakh.
Arsenal membutuhkan Chamakh untuk memulihkan kualitas serangan menyusul kepindahan Emmanuel Adebayor ke Manchester City. Selain itu, mengingat banyaknya kompetisi yang diikuti Arsenal, kehadiran Chamakh akan memastikan stabilitas kekuatan Arsenal di setiap ajang.Rencana Arsenal bukannya bebas hambatan. Pasalnya, Juventus juga berminat kepada Chamakh. Dan, meski ingin menjajal Premier League, Chamakh juga tidak menutup kemungkinan pindah ke Juventus.
Bila Juventus berani mengajukan harga lebih tinggi dari Arsenal, bukan tak mungkin, Bordeaux melepas Chamakh ke Turin. Soalnya, sejak awal, Bordeaux memang ingin mengeruk keuntungan sebanyak mungkin dari Chamakh.
Ferguson: Kami Seharusnya Menang 7-0 - Zona Inggris
Sir Alex Ferguson mengaku lega timnya berhasil mendominasi dan menunjukkan kekuatan yang sebenarnya untuk menaklukkan tetangga terdekat Manchester City dalam derby Manchester yang berlangsung sangat dramatis.
Manchester United memerlukan jasa Michael Owen untuk mencetak gol di menit keenam injury time, setelah sebelumnya City berhasil menyamakan kedudukan tiga kali.
Saat berbicara dengan BBC Sport seusai pertandingan, Ferguson menyatakan, "Kami memberikan tiga gol hari ini. Itu dapat berakhir memalukan, tetapi kami juga mungkin saja menang 6-0 atau 7-0."
"Tetapi akhirnya, kami tetap menang di salah satu derby terbaik Manchester. Kami punya tetangga, dan terkadang tetangga itu berisik, tetapi kami menunjukkan kekuatan kami hari ini, dan hidup terus berputar," bangga Ferguson.
Manchester United memerlukan jasa Michael Owen untuk mencetak gol di menit keenam injury time, setelah sebelumnya City berhasil menyamakan kedudukan tiga kali.
Saat berbicara dengan BBC Sport seusai pertandingan, Ferguson menyatakan, "Kami memberikan tiga gol hari ini. Itu dapat berakhir memalukan, tetapi kami juga mungkin saja menang 6-0 atau 7-0."
"Tetapi akhirnya, kami tetap menang di salah satu derby terbaik Manchester. Kami punya tetangga, dan terkadang tetangga itu berisik, tetapi kami menunjukkan kekuatan kami hari ini, dan hidup terus berputar," bangga Ferguson.
Ancelotti Tak Tertarik Derby Manchester - Zona Italia
Laga panas di Old Trafford pada derby Manchester kemarin malam rupanya tak banyak menarik perhatian pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti.
Manchester United menjadi pihak yang keluar sebagai pemenang dalam derby Manchester itu dengan skor 4-3, berkat gol dramatis Michael Owen.
"Aku menyaksikan pertandingan MU di TV, tapi yang lebih membuatku tertarik adalah Chelsea bermain bagus dan menang," katanya kepada The Sun.
Chelsea sendiri menang 3-0 atas Tottenham Hotspur dalam drama derby London.
"Aku tak khawatir dengan pesaing kami melepas sejumlah poin. Aku bahkan tak tahu siapa lawan kami," jelas Ancelotti lagi.
Manchester United menjadi pihak yang keluar sebagai pemenang dalam derby Manchester itu dengan skor 4-3, berkat gol dramatis Michael Owen.
"Aku menyaksikan pertandingan MU di TV, tapi yang lebih membuatku tertarik adalah Chelsea bermain bagus dan menang," katanya kepada The Sun.
Chelsea sendiri menang 3-0 atas Tottenham Hotspur dalam drama derby London.
"Aku tak khawatir dengan pesaing kami melepas sejumlah poin. Aku bahkan tak tahu siapa lawan kami," jelas Ancelotti lagi.
Friday, September 18, 2009
Hasil Lengkap Liga Europa-Liga Europa
Dua klub besar Italia, AS Roma dan Lazio, menelan kekalahan di laga perdana fase grup Liga Europa, Kamis (17/9). Adapun dua wakil Spanyol, Villarreal dan Athletic Bilbao, meraih kemenangan di kandang sendiri.
Bermain sebagai tuan rumah, Ajax Amsterdam mengalami nasib apes setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya FC Timisoara. Selebihnya, sebagain besar tim-tim kuat Eropa meraih kemenangan di laga pertama tadi malam. Juara Piala UEFA musim lalu, Shakhtar Donetsk menekuk Club Brugge dengan skor telak 4-1.
Berikut hasil lengkap laga perdana penyisihan grup Liga Europa pada Kamis malam waktu setempat.
GRUP A:
Ajax Amsterdam 0 - 0 FC Timisoara
Dinamo Zagreb 0 - 2 AnderlechtGRUP B:
Genoa 2 - 0 Slavia Prague
Lille 1 - 1 Valencia
GRUP C:
Hapoel Tel Aviv 2 - 1 Celtic
Rapid Vienna 3 - 0 Hamburger SV
GRUP D:
Hertha BSC 1 - 1 Ventspils
SC Heerenveen 2 - 3 Sporting Lisbon
GRUP E:
Basel 2 - 0 AS Roma
CSKA Sofia 1 - 1 Fulham
GRUP F:
Panathinaikos 1 - 3 Galatasaray
Sturm Graz 0 - 1 Dinamo Bucuresti
GRUP G:
Lazio 1 - 2 RB Salzburg
Villarreal 1 - 0 Levski Sofia
GRUP H:
Fenerbahce 1 - 2 FC Twente
Steaua Bucuresti 0 - 0 FC Sheriff
GRUP I:
Benfica 2 - 0 BATE Borisov
Everton 4 - 0 AEK Athena
GRUP J:
Club Brugge 1 - 4 Shakhtar Donetsk
Partizan Belgrade 2 - 3 Toulouse
GRUP K:
CFR Cluj 2 - 0 FC Copenhagen
Sparta Praha 2 - 2 PSV Eindhoven
GRUP L:
Athletic Bilbao 3 - 0 Austria Vienna
Nacional 2 - 3 Werder Bremen
Bermain sebagai tuan rumah, Ajax Amsterdam mengalami nasib apes setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya FC Timisoara. Selebihnya, sebagain besar tim-tim kuat Eropa meraih kemenangan di laga pertama tadi malam. Juara Piala UEFA musim lalu, Shakhtar Donetsk menekuk Club Brugge dengan skor telak 4-1.
Berikut hasil lengkap laga perdana penyisihan grup Liga Europa pada Kamis malam waktu setempat.
GRUP A:
Ajax Amsterdam 0 - 0 FC Timisoara
Dinamo Zagreb 0 - 2 AnderlechtGRUP B:
Genoa 2 - 0 Slavia Prague
Lille 1 - 1 Valencia
GRUP C:
Hapoel Tel Aviv 2 - 1 Celtic
Rapid Vienna 3 - 0 Hamburger SV
GRUP D:
Hertha BSC 1 - 1 Ventspils
SC Heerenveen 2 - 3 Sporting Lisbon
GRUP E:
Basel 2 - 0 AS Roma
CSKA Sofia 1 - 1 Fulham
GRUP F:
Panathinaikos 1 - 3 Galatasaray
Sturm Graz 0 - 1 Dinamo Bucuresti
GRUP G:
Lazio 1 - 2 RB Salzburg
Villarreal 1 - 0 Levski Sofia
GRUP H:
Fenerbahce 1 - 2 FC Twente
Steaua Bucuresti 0 - 0 FC Sheriff
GRUP I:
Benfica 2 - 0 BATE Borisov
Everton 4 - 0 AEK Athena
GRUP J:
Club Brugge 1 - 4 Shakhtar Donetsk
Partizan Belgrade 2 - 3 Toulouse
GRUP K:
CFR Cluj 2 - 0 FC Copenhagen
Sparta Praha 2 - 2 PSV Eindhoven
GRUP L:
Athletic Bilbao 3 - 0 Austria Vienna
Nacional 2 - 3 Werder Bremen
Permainan Inter Ditertawakan Presiden Genoa-Zona Champions
Presiden Genoa, Enrico Preziosi, menyeringai melihat penampilan Inter Milan saat melawan Barcelona di Liga Champions. Menurutnya, Genoa masih bisa lebih baik dibanding juara Serie A itu.
Penyataan itu ia lontarkan setelah menyaksikan duel Inter versus Barcelona yang di Giuseppe Meazza, Rabu (16/9) kemarin. Meski berstatus sebagai tuan rumah, Inter justru terkurung oleh permainan Barca dan akhirnya menahan juara Liga Champions tersebut dengan skor 0-0."Kemarin saya berada di San Siro dan, menurut saya, mereka seolah tak memiliki gaya permainan bagus seperti yang kami miliki," komentar Preziosi soal laga tersebut. "Kami mungkin tidak memiliki pemain kelas dunia tetapi kita adalah tim bagus."
Saat ini Genoa dalam performa tinggi dan menduduki puncak klasemen sementara Serie-A berkat kemenangan di tiga laga. Adapun Inter menguntit di peringkat keempat dengan dua kali menang dan sekali seri. Di Liga Europa, "I Rossoblu" juga tampil bagus dan menekuk menghancurkan Slavia Praha dengan 2-0, Kamis (17/9).
"Pada pertandingan pertama, kami bermain lancar tetapi ini baru pertama," ujar Preziosi soal penampilan timnya lawan Slavia. "Kami perlu terus bekerja keras. Saya ingin menunjukkan bahwa hasil yang kami capai sekarang bukanlah turun dari langit. Ini hasil kerja bertahun-tahun."
Akhir pekan ini Genoa berpeluang besar mempertahankan posisinya di puncak klasemen dengan bertandang ke markas Chievo. Inter akan bertamu ke Cagliari.
Penyataan itu ia lontarkan setelah menyaksikan duel Inter versus Barcelona yang di Giuseppe Meazza, Rabu (16/9) kemarin. Meski berstatus sebagai tuan rumah, Inter justru terkurung oleh permainan Barca dan akhirnya menahan juara Liga Champions tersebut dengan skor 0-0."Kemarin saya berada di San Siro dan, menurut saya, mereka seolah tak memiliki gaya permainan bagus seperti yang kami miliki," komentar Preziosi soal laga tersebut. "Kami mungkin tidak memiliki pemain kelas dunia tetapi kita adalah tim bagus."
Saat ini Genoa dalam performa tinggi dan menduduki puncak klasemen sementara Serie-A berkat kemenangan di tiga laga. Adapun Inter menguntit di peringkat keempat dengan dua kali menang dan sekali seri. Di Liga Europa, "I Rossoblu" juga tampil bagus dan menekuk menghancurkan Slavia Praha dengan 2-0, Kamis (17/9).
"Pada pertandingan pertama, kami bermain lancar tetapi ini baru pertama," ujar Preziosi soal penampilan timnya lawan Slavia. "Kami perlu terus bekerja keras. Saya ingin menunjukkan bahwa hasil yang kami capai sekarang bukanlah turun dari langit. Ini hasil kerja bertahun-tahun."
Akhir pekan ini Genoa berpeluang besar mempertahankan posisinya di puncak klasemen dengan bertandang ke markas Chievo. Inter akan bertamu ke Cagliari.
Evra Janji Beri Kekalahan Pertama untuk City-Zona Inggris
Defender Manchester United, Patrice Evra, berjanji memberikan kekalahan pertama kepada Manchester City pada derbi Manchester, Minggu (20/9)."Mereka ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa mereka adalah raja di kota ini, tetapi mereka belum mencapainya," kata Evra kepada The Guardian.
Menurut Evra, laga ini akan menjadi laga yang sulit. Sebab, "The Citizens" selalu memetik poin sempurna di setiap laga. Lagi pula, kepercayaan mereka makin tinggi usai menghantam Arsenal dengan 4-2 di pekan sebelumnya.
Meski demikian, Evra menjanjikan bahwa City akan menerima kekalahan pertamanya. Pasalnya, dalam setiap derbi Manchester, "Setan Merah" selalu jadi jawaranya.
"Ini adalah Manchester City baru. Mereka ingin berlaga di Liga Champions dan akan jadi laga sulit bagi kami karena mereka berlum terkalahkan musim ini," kata pemain Perancis itu.
"Kami perlu tunjukkan bahwa kami adalah Manchester United, yang selama bertahun-tahun lebih banyak menang dibanding City, dan kami ingin memastikan itu lagi. Mereka ingin menjadi raja-raja di kota ini. Kami harus memastikan itu akan tidak terjadi," tegasnya.
Dalam laga tersebut, City mungkin sudah bisa menurunkan Carlos Tevez yang baru pulih dari cedera. Evra punya cara sendiri untuk menyambut mantan rekannya di MU itu.
"Kami bercanda dengannya lewat SMS. Dia bilang ingin datang ke sini untuk menang. Aku akan menunggu sambutan pendukung MU untuknya tetapi kupikir Carlito akan melakukan pekerjaan besar untuk Manchester City. Dia adalah seorang profesional yang baik dan dia sangat menghormati MU," tambahnya.
City sudah pasti tak dapat menurunkan Emmanuel Adebayor di laga tersebut. Striker asal Togo itu mendapat skors tiga kali main setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Arsenal Robin van Persie dan memancing keributan di depan fans Arsenal pekan lalu.
Menurut Evra, laga ini akan menjadi laga yang sulit. Sebab, "The Citizens" selalu memetik poin sempurna di setiap laga. Lagi pula, kepercayaan mereka makin tinggi usai menghantam Arsenal dengan 4-2 di pekan sebelumnya.
Meski demikian, Evra menjanjikan bahwa City akan menerima kekalahan pertamanya. Pasalnya, dalam setiap derbi Manchester, "Setan Merah" selalu jadi jawaranya.
"Ini adalah Manchester City baru. Mereka ingin berlaga di Liga Champions dan akan jadi laga sulit bagi kami karena mereka berlum terkalahkan musim ini," kata pemain Perancis itu.
"Kami perlu tunjukkan bahwa kami adalah Manchester United, yang selama bertahun-tahun lebih banyak menang dibanding City, dan kami ingin memastikan itu lagi. Mereka ingin menjadi raja-raja di kota ini. Kami harus memastikan itu akan tidak terjadi," tegasnya.
Dalam laga tersebut, City mungkin sudah bisa menurunkan Carlos Tevez yang baru pulih dari cedera. Evra punya cara sendiri untuk menyambut mantan rekannya di MU itu.
"Kami bercanda dengannya lewat SMS. Dia bilang ingin datang ke sini untuk menang. Aku akan menunggu sambutan pendukung MU untuknya tetapi kupikir Carlito akan melakukan pekerjaan besar untuk Manchester City. Dia adalah seorang profesional yang baik dan dia sangat menghormati MU," tambahnya.
City sudah pasti tak dapat menurunkan Emmanuel Adebayor di laga tersebut. Striker asal Togo itu mendapat skors tiga kali main setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Arsenal Robin van Persie dan memancing keributan di depan fans Arsenal pekan lalu.
Pizarro: Roma Miskin Semangat-Liga Europa
Gelandang AS Roma, David Pizarro mengaku kecewa kepada tim usai kekalahan 0-2 dari FC Basel babak penyisihan grup Liga Europa, di Stadion St Jakob Park, Kamis (16/9) atau Jumat dini hari WIB. Menurutnya, kekalahan itu terjadi karena penggawa AS Roma bermain tanpa semangat.
Meski berstatus tim tamu, Roma diunggulkan menang atas Basel. Namun, meski turun dengan kekuatan terbaik, tim asuhan Claudio Ranieri ini menyerah terhadap dua gol tuan rumah, yang dicetak oleh Carlos Carlitos (11) dan Frederico Almerares (87).
Melihat statistik, meski hanya memiliki 48 persen penguasaan bola, Roma sebetulnya memiliki peluang cukup besar untuk menang. Selama 90 menit, mereka menciptakan enam tembakan tepat ke gawang. Bandingkan dengan tuan rumah yang hanya mampu membuat empat ancaman serius ke gawang Julio Sergio.
Menurut Pizarro, secara teknik dan kualitas, permainan AS Roma memang sedikit berada di atas Basel. Namun, keunggulan itu menjadi tak bertenaga ketika muncul tanpa disertai semangat.
"Musim kami sejauh ini sangat berat. Setiap dari kami harus memenuhi tanggung jawab kami di lapangan. Ini adalah sesuatu yang tidak kami lakukan belakangan ini," ungkap Pizarro kepada Roma Channel.
"Masalah kami adalah kami memiliki kualitas, tetapi tidak ada antusiasme yang mengakibatkan hasil buruk ini. Dua musim lalu, kami sejajar dengan semua. Kami harus menemukan bentuk kami dan bercermin apa yang berubah saat ini," lanjutnya.Menambahkan pernyataan Pizarro, bek Phillipe Mezes menyatakan bahwa AS Roma krisis kepercayaan diri. Itu permainan AS Roma kurang total dan maksimal.
"Aku tidak mengerti kenapa kami begitu sering menderita kekalahan. Namun, pertama-tama, kami harus menemukan kembali kepercayaan diri karena itulah satu-satunya cara yang bisa mengembalikan semangat tim," tandasnya.
Roma memang mengawali musim dengan buruk. Di dua laga perdana Serie-A, mereka sama sekali gagal mendulang poin. Itu mengakibatkan dipecatnnya pelatih Luciano Spalletti.
Pelatih anyar mereka, Claudio Ranieri, cukup menjanjikan harapan lebih baik. Pada laga debutnya sebagai pelatih Roma, ia memberikan poin penuh pertama kepada Roma usai menggulung Siena 2-1. Sayang, hasil lumayan itu langsung diganjal Basel.
Meski berstatus tim tamu, Roma diunggulkan menang atas Basel. Namun, meski turun dengan kekuatan terbaik, tim asuhan Claudio Ranieri ini menyerah terhadap dua gol tuan rumah, yang dicetak oleh Carlos Carlitos (11) dan Frederico Almerares (87).
Melihat statistik, meski hanya memiliki 48 persen penguasaan bola, Roma sebetulnya memiliki peluang cukup besar untuk menang. Selama 90 menit, mereka menciptakan enam tembakan tepat ke gawang. Bandingkan dengan tuan rumah yang hanya mampu membuat empat ancaman serius ke gawang Julio Sergio.
Menurut Pizarro, secara teknik dan kualitas, permainan AS Roma memang sedikit berada di atas Basel. Namun, keunggulan itu menjadi tak bertenaga ketika muncul tanpa disertai semangat.
"Musim kami sejauh ini sangat berat. Setiap dari kami harus memenuhi tanggung jawab kami di lapangan. Ini adalah sesuatu yang tidak kami lakukan belakangan ini," ungkap Pizarro kepada Roma Channel.
"Masalah kami adalah kami memiliki kualitas, tetapi tidak ada antusiasme yang mengakibatkan hasil buruk ini. Dua musim lalu, kami sejajar dengan semua. Kami harus menemukan bentuk kami dan bercermin apa yang berubah saat ini," lanjutnya.Menambahkan pernyataan Pizarro, bek Phillipe Mezes menyatakan bahwa AS Roma krisis kepercayaan diri. Itu permainan AS Roma kurang total dan maksimal.
"Aku tidak mengerti kenapa kami begitu sering menderita kekalahan. Namun, pertama-tama, kami harus menemukan kembali kepercayaan diri karena itulah satu-satunya cara yang bisa mengembalikan semangat tim," tandasnya.
Roma memang mengawali musim dengan buruk. Di dua laga perdana Serie-A, mereka sama sekali gagal mendulang poin. Itu mengakibatkan dipecatnnya pelatih Luciano Spalletti.
Pelatih anyar mereka, Claudio Ranieri, cukup menjanjikan harapan lebih baik. Pada laga debutnya sebagai pelatih Roma, ia memberikan poin penuh pertama kepada Roma usai menggulung Siena 2-1. Sayang, hasil lumayan itu langsung diganjal Basel.
Cedera Xabi Alonso Tidak Serius-Zona Spanyol
Fans Real Madrid patut bersyukur. Cedera yang didapat gelandang bertahan Xabi Alonso ternyata tidak terlalu serius.
Xabi diganti Manuel Pellegrini setelah mengalami masalah pada pergelangan kakinya dalam pertandingan di Liga Champions kemarin. Indikasi awal menyebutkan Xabi terancam cedera serius. Namun hasil pemeriksaan medis berkata lain.
Sang pemain sendiri menyatakan kegembiraannya, usai menjalani pemeriksaan. Gangguan fisik yang diterimanya kala menghadapi Zurich hanya membuatnya harus beristirahat selama kurang lebih dua pekan.
"Awalnya saya mengkhawatirkan yang terburuk karena hantamannya keras dan saya pernah mengalami cedera parah di masa lalu," ungkap Xabi seperti dikutip Sky Sports, Jumat (18/9/2009).
"Tapi hasil pemindaiannya positif dan saya bertekad segera kembali memperkuat tim secepatnya," harapnya.
Xabi diganti Manuel Pellegrini setelah mengalami masalah pada pergelangan kakinya dalam pertandingan di Liga Champions kemarin. Indikasi awal menyebutkan Xabi terancam cedera serius. Namun hasil pemeriksaan medis berkata lain.
Sang pemain sendiri menyatakan kegembiraannya, usai menjalani pemeriksaan. Gangguan fisik yang diterimanya kala menghadapi Zurich hanya membuatnya harus beristirahat selama kurang lebih dua pekan.
"Awalnya saya mengkhawatirkan yang terburuk karena hantamannya keras dan saya pernah mengalami cedera parah di masa lalu," ungkap Xabi seperti dikutip Sky Sports, Jumat (18/9/2009).
"Tapi hasil pemindaiannya positif dan saya bertekad segera kembali memperkuat tim secepatnya," harapnya.
Diego Tak Sabar Ingin Segera Turun -Zona Italia
Playmaker asal Brasil Diego Ribas sudah melupakan cedera otot yang menyayatnya. Dia berharap dapat segera turun memperkuat Juventus.
Diego cedera saat menghadapi Lazio di Serie A pekan lalu.
Diagnosis awal menyatakan Diego harus beristirahat selama sepekan. Dia pun akhirnya tidak dapat memperkuat Si Nyonya Besar yang bermain imbang 1-1 melawan tim tamu Bordeaux di Liga Champions.
Namun perkembangan terakhir, Diego sudah siap. Fans Juve kemungkinan besar sudah dapat menyaksikan aksi-aksi briliannya di tengah lapangan saat Juventus menjamu Livorno di Turin akhir pekan ini.
"Saya merasa lebih baik, dan saya akan segera kembali ke lapangan secepatnya," janji gelandang lihai ini.
Diego cedera saat menghadapi Lazio di Serie A pekan lalu.
Diagnosis awal menyatakan Diego harus beristirahat selama sepekan. Dia pun akhirnya tidak dapat memperkuat Si Nyonya Besar yang bermain imbang 1-1 melawan tim tamu Bordeaux di Liga Champions.
Namun perkembangan terakhir, Diego sudah siap. Fans Juve kemungkinan besar sudah dapat menyaksikan aksi-aksi briliannya di tengah lapangan saat Juventus menjamu Livorno di Turin akhir pekan ini.
"Saya merasa lebih baik, dan saya akan segera kembali ke lapangan secepatnya," janji gelandang lihai ini.
Stadion Baru Liverpool Segera Dibangun-Zona Inggris
Salah satu pemilik Liverpool Tom Hicks menyatakan bila rencana pembangunan stadion anyar Liverpool akan segera terealisasikan. Hicks menyebut dana untuk pembangunan stadion tersebut sudah tersedia.
Manajemen Liverpool memang sudah merencanakan stadion baru untuk menggantikan Anfield. Hicks menjelaskan bila kapasitas Anfield yang hanya 45.000 tempat duduk, sudah tidak relevan dengan fans The Reds, yang disebutnya sebagai salah satu tim dengan pendukung terbanyak di Premier League.
Dalam konstruksi persiapan stadion baru tersebut, disiapkan kapasitas 60.000 tempat duduk, dengan beragam fasilitas. Sebenarnya, rencana ini sudah dimatangkan sejak Agustus 2008. Sayang, krisis ekonomi global yang melanda dunia termasuk Inggris, membuat rencana itu menjadi terhambat.
"Setelah ekonomi dunia berangsur membaik, kami sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk membangun stadion baru," jelas Hicks seperti dilansir The Associated Press, Jumat (18/9/2009).
"Rencana ini sudah baku dan tidak akan diubah. Saya belum tahu pasti tanggal perdana pembangunan, tapi yang jelas setelah krisis ekonomi membaik, semua akan berjalan," tutup Hicks.
Manajemen Liverpool memang sudah merencanakan stadion baru untuk menggantikan Anfield. Hicks menjelaskan bila kapasitas Anfield yang hanya 45.000 tempat duduk, sudah tidak relevan dengan fans The Reds, yang disebutnya sebagai salah satu tim dengan pendukung terbanyak di Premier League.
Dalam konstruksi persiapan stadion baru tersebut, disiapkan kapasitas 60.000 tempat duduk, dengan beragam fasilitas. Sebenarnya, rencana ini sudah dimatangkan sejak Agustus 2008. Sayang, krisis ekonomi global yang melanda dunia termasuk Inggris, membuat rencana itu menjadi terhambat.
"Setelah ekonomi dunia berangsur membaik, kami sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk membangun stadion baru," jelas Hicks seperti dilansir The Associated Press, Jumat (18/9/2009).
"Rencana ini sudah baku dan tidak akan diubah. Saya belum tahu pasti tanggal perdana pembangunan, tapi yang jelas setelah krisis ekonomi membaik, semua akan berjalan," tutup Hicks.
Spurs Akan Tampil Menyerang Di Stamford Bridge -Zona Inggris
Derby London yang sudah ditunggu. Chelsea memang diunggulkan karena bertindak sebagai tuan rumah dengan menjamu klub London Utara, Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Minggu (20/9).
Hanya, Spurs juga tak bisa diremehkan. Sejak ditangani Harry Redknapp, mereka menjelma sebagai kekuatan yang harus diperhitungkan. Terbukti, Spurs mampu menerobos papan atas klasemen Liga Primer Inggris.
Meski performa Spurs makin mantap, namun saat menghadapi Chelsea, Redknapp memilih merendah. Menurutnya, ia tidak memiliki skuad yang mampu mengimbangi Chelsea sepanjang permainan.
Karena itu, ia akan menggebrak dengan bermain menyerang demi merusak sistem permainan The Blues. Apalagi, Spurs dihuni banyak pemain berkarakter menyerang.
"Kami tidak bisa datang ke sana dan mencoba mengimbangi mereka selama 90 menit. Kami tak punya pemain yang bisa melakukannya. Tapi, saya memiliki pemain yang punya karakter menyerang. Karena itu, kami akan menyerang mereka habis-habisan," tandas Redknapp.
"Kami tahu bagaimana gaya bermain mereka dan sistem yang dimainkannya. Tapi, kami memiliki pemain yang mampu merusak sistem tersebut," lanjutnya. Redknapp tegaskan Spurs bakal memberi masalah bagi Chelsea.
Hanya, Spurs juga tak bisa diremehkan. Sejak ditangani Harry Redknapp, mereka menjelma sebagai kekuatan yang harus diperhitungkan. Terbukti, Spurs mampu menerobos papan atas klasemen Liga Primer Inggris.
Meski performa Spurs makin mantap, namun saat menghadapi Chelsea, Redknapp memilih merendah. Menurutnya, ia tidak memiliki skuad yang mampu mengimbangi Chelsea sepanjang permainan.
Karena itu, ia akan menggebrak dengan bermain menyerang demi merusak sistem permainan The Blues. Apalagi, Spurs dihuni banyak pemain berkarakter menyerang.
"Kami tidak bisa datang ke sana dan mencoba mengimbangi mereka selama 90 menit. Kami tak punya pemain yang bisa melakukannya. Tapi, saya memiliki pemain yang punya karakter menyerang. Karena itu, kami akan menyerang mereka habis-habisan," tandas Redknapp.
"Kami tahu bagaimana gaya bermain mereka dan sistem yang dimainkannya. Tapi, kami memiliki pemain yang mampu merusak sistem tersebut," lanjutnya. Redknapp tegaskan Spurs bakal memberi masalah bagi Chelsea.
Bruno Conti Optimis Roma Bisa Bangkit - Zona Italia
Direktur AS Roma Bruno Conti menyatakan timnya masih memerlakukan pembenahan. Hadirnya Claudio Ranieri sebagai pelatih Giallorossi diharapkan Conti dapat membawa tim ini lebih baik lagi, meski membutuhkan waktu yang cukup.
"Ini menjadi momen khusus buat kami, tapi untuk moral begitu penting terhadap kemenangan melawan Siena lalu. Saat ini kami masih membutuhkan hasil positif, mski tim ini masih belum bermain bagus," kata Conti kepada Mediaset.
"Saya lihat anak-anak gembira, mereka telah berlatih baus pekan ini. Sesuatu yang berbeda dari tahun lalu saat kami masih butuh pemulihan setelah cedera yang dialami sejumlah pemain."
"Saat ini kami harus berpikir perihal capaian hasil yang positif dan tetap fokus terhadap tim ini," tandasnya.
Roma pada Minggu nanti akan menjalani laga keempatnya di kompetisi Serie A Italia dengan menjamu Fiorentina di Stadio olimpico, Roma.
"Ini menjadi momen khusus buat kami, tapi untuk moral begitu penting terhadap kemenangan melawan Siena lalu. Saat ini kami masih membutuhkan hasil positif, mski tim ini masih belum bermain bagus," kata Conti kepada Mediaset.
"Saya lihat anak-anak gembira, mereka telah berlatih baus pekan ini. Sesuatu yang berbeda dari tahun lalu saat kami masih butuh pemulihan setelah cedera yang dialami sejumlah pemain."
"Saat ini kami harus berpikir perihal capaian hasil yang positif dan tetap fokus terhadap tim ini," tandasnya.
Roma pada Minggu nanti akan menjalani laga keempatnya di kompetisi Serie A Italia dengan menjamu Fiorentina di Stadio olimpico, Roma.
Thursday, September 17, 2009
Eto'o: Aneh Hadapi Barcelona

Sepakbola - Liga Champion
MILAN - Samuel Eto'o tercatat membela Barcelona selama lima musim sebelum akhirnya dilepas ke Inter Milan, musim lalu. Striker asal Kamerun itu mengakui adanya perasaan aneh saat harus menghadapi klub lamanya dalam babak penyisihan Liga Champions Grup F, dini hari tadi.
Ya, pertemuan antara Inter dan Barca, Kamis (17/9/2009) dini hari sekaligus menandai pertemuan pertama Eto'o dengan Los Azulgrana. Ikut mengantarkan Blaugrana merengkuh treble musim lalu, bomber 28 tahun itu kini harus tampil sebagai "musuh".
Tak ayal, laga yang berakhir imbang tanpa gol itu dirasa cukup aneh baginya. "Awalnya, saya merasa aneh harus menghadapi mantan rekan-rekan setim saya, karena saya bersama mereka dalam waktu cukup lama," cetusnya seperti dilansir uefa.com.
"Tapi, saya pikir apa yang saya rasakan merupakan hal yang wajar. Untungnya, setelah tiga atau empat menit berjalan, saya sudah merasa baik dan bisa fokus sepenuhnya pada pertandingan," lanjut mantan punggawa Real Madrid.
Ditanya mengenai jalannya laga, Eto'o mengakui jika kubu Nerazzurri mengalami kesulitan menghadang perlawanan anak-anak asuh Pep Guardiola.
"Pertandingan itu sangat rumit, karena kami menghadapi tim terbaik di Eropa. Laga tersebut sangat sulit, tapi yang terpenting adalah kami tidak kalah," ungkapnya.
Terakhir, Eto'o menyempatkan diri memuji bintang El Barca, Lionel Messi, yang beberapa kali mendapat peluang menjebol gawang Julio Cesar. "Messi benar-benar pemain hebat. Saya tidak tahu apa lagi yang bisa saya katakan mengenai dirinya. Dia pemain yang unik, Maradona era modern," tutupnya.
Casillas Keluhkan Bola Baru Liga Champions

Sepakbola - Liga Champion
MADRID - Kiper utama Real Madrid Iker Casillas sama sekali tidak terkesan dengan bola baru yang digunakan dalam perhelatan Liga Champions musim ini. Bintang internasional Spanyol itu menjelaskan, bola tersebut membuat tugasnya semakin sulit.
Para pecinta sepakbola mungkin tidak terlalu ambil pusing dengan bola yang digunakan dalam sebuah pertandingan. Namun, bagi pemain yang terlibat, terutama kiper, jenis bola jelas merupakan faktor penting.
Casillas menilai, bola baru yang digunakan dalam Liga Champions 2009/2010 sangat buruk. Kiper 28 tahun itu menjelaskan, desain yang ada membuatnya kesulitan menghentikan pergerakan bola.
"Bola baru di Liga Champions benar-benar bencana. Bola itu sangat sulit dihentikan," keluh San Iker sebagaimana dikutip AS, Kamis (17/9/2009).
Rupanya, bukan hanya Casillas yang mengeluhkan hal tersebut. Kapten La Furia Roja mengungkapkan, tiga kiper papan atas Eropa lainnya seperti Gianluigi Buffon (Juventus), Petr Cech (Chelsea), dan Pepe Reina (Liverpool), juga mengatakan hal yang sama.
"Saya juga berbicara dengan Buffon, Cech, dan Reina mengenai hal ini. Saya minta maaf sebelumnya, tapi hal ini tidak lagi bisa diatasi," imbuhnya.
Silva: Sulit Menolak Manchester United

Sepakbola - Liga Spanyol
LYON - Kendati berkeras bertahan di Valencia, gelandang elegan David Silva kini justru menyiratkan ketertarikannya bergabung dengan raksasa Premier League, Manchester United. Benarkah?
Sebagai salah satu tulang punggung Valencia, nama Silva terus menjadi magnet klub-klub elit Eropa. Salah satunya adalah United yang telah membidiknya sejak 2008 silam.
The Red Devils kembali menyuarakan minatnya memboyong Silva ke Old Trafford pada bursa transfer lalu. Bahkan, The Daily Mirror melaporkan, Ferguson telah mengutus seseorang untuk mengamati dua pertandingan yang dilakoni Silva, musim ini.
Hingga saat ini, pemain 23 tahun itu mengaku masih menjunjung tinggi komitmennya dengan kubu El Che. Namun, Silva pun tidak menampik, tawaran dari United cukup membuatnya tergoda.
"Sebuah kehormatan bagi pemain manapun bahwa sebuah klub sekelas Manchester United mengamati perkembangan mereka. Hal itu sendiri sudah merupakan kebanggaan besar," cetusnya.
"Saya memiliki komitmen dengan Valencia dan impian saya adalah untuk memenangkan gelar (bersama mereka). Tapi, segalanya mungkin terjadi di masa depan," lanjut Silva seperti disitat reuters, Kamis (17/9/2009).
"Valencia telah menolak tawaran untuk saya selama beberapa bulan terakhir dan saya bahagia di sini. Tapi, saya juga tahu bahwa Premier League merupakan kompetisi besar dan sulit untuk ditolak," pungkasnya.
Selain United, Liverpool juga dikabarkan tertarik meminang Silva. Namun, manajemen The Reds keberatan dengan banderol Silva yang mencapai 30 juta poundsterling
Hadapi City, Evra Siap Soraki Tevez

Sepakbola - Liga Inggris
MANCHESTER - Carlos Tevez boleh saja menjadi teman baik Patrice Evra saat masih tergabung di Manchester United. Namun, hal itu tidak menyurutkan niat Evra untuk menyoraki Tevez saat keduanya saling berhadapan ketika United menjamu Manchester City, akhir pekan nanti. Benarkah?
Carlitos (panggilan Tevez) menjadi salah satu ujung tombak kekuatan The Red Devils pada 2007-2008. Namun, ketidakjelasan status kontrak membuatnya memutuskan bergabung dengan skuad The Citizens, Juli 2009.
Minggu (20/9/2009), Tevez akan kembali menginjakkan kaki di Old Trafford untuk pertama kalinya dengan seragam City. Tidak bisa dipastikan bagaimana reaksi The Red Army terhadap Tevez.
Tevez sebenarnya belum tentu diturunkan akibat mengalami cedera setelah membela Timnas Argentina pada Kualifikasi Piala Dunia 2010. Tapi, jika fans menyoraki striker 25 tahun itu, Evra berniat mengikutinya.
Eits, tunggu dulu. Niatan Evra ternyata hanya sebatas lelucon, karena hingga kini dirinya dan Tevez masih berteman akrab.
"Saya bercanda dengannya mengenai reaksi yang akan dia terima di Old Trafford," kata Evra sebagaimana dikutip reuters, Kamis (17/9/2009).
"Saya tidak tahu apakah fans akan menyorakinya atau bertepuk tangan. Tevez melakukan tugasnya dengan baik bersama Manchester United. Dia menghormati klub dan fans mengerti hal itu," lanjut pemain internasional Prancis tersebut.
"Tapi, jika mereka (fans) menyorakinya, saya akan mengikuti," tandas Evra seraya tersenyum lebar.
Peter Kenyon Diganti

Sepakbola - Liga Inggris
LONDON - Aktor kesuksesan di belakang layar Chelsea, Peter Kenyon, diganti. Perannya sebagai kepala eksekutif The Blues digantikan Ron Gourlay. Pengumuman dikeluarkan Chelsea hari ini, Kamis (17/9/2009).
"Merupakan suatu kehormatan besar mendapat tawaran untuk memimpin Chelsea," kata Gourlay yang sudah malang melintang berkarir di Stamford Bridge selama lima tahun.
"Kami memiliki tim fantastis baik di dalam maupun di luar lapangan dan tim ini dapat membawa kami kepada kesuksesan yang lebih besar di masa depan," lanjutnya.
"Untuk menjalani tanggung jawab demikian merupakan tantangan fantastis dan saya akan memberikan komitmen total, pengarahan serta energi," janjinya.
Selain diminta untuk mengembangkan sisi komersial The Blues, Gourlay juga diberi tugas memperkuat pasukan asal kota London tersebut. (tan)
Juventus Harus Bangun di Liga Champions

Sepakbola - Liga Champion
TURIN - Penjaga gawang utama Juventus ini menginginkan respons yang lebih baik dari timnya di pertandingan Liga Champions berikut.
Hasil imbang kala menjamu Bordeaux sedikit menggelitiknya. Buffon memang bermain bagus dalam pertandingan penyisihan Liga Champions di Grup A yang dimainkan kemarin. Tapi hasil akhir pertandingan malah membuatnya gemas.
"Kami ingin menang, dan kami percaya kami dapat melakukannya, tapi sayangnya ada sedikit detail yang terlewatkan," ucap Gigi Buffon di Tuttosport, Jumat (18/9/2009).
"Terkadang di Eropa anda harus bangun (dari tidur). Ini bukan hanya tentang penderitaan, tapi juga bagaimana memainkan sepakbola yang lebih baik," katanya.
"Kami harus melakukan ini dan bermain dengan kepribadian dan kepastian," tutup portiere tim nasional Italia ini.
Real Madrid Terbaik di Planet Bumi

Sepakbola - Liga Spanyol
MADRID - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menyatakan dengan keyakinan tinggi bahwa klubnya adalah yang terbaik di muka bumi ini.
Triliunan rupiah sudah dikeluarkan Los Merengues untuk membangun skuad bertabur bintang musim ini. Mulai dari Crsitiano Ronaldo, Kaka, Karim Benzema serta Raul Albiol, diboyong Perez ke Santiago Bernabeu.
Dalam pertemuan dengan 100 pendukung terveteran El Real, Perez mengungkapkan keyakinannya. "Pekerjaan kami tidak akan gagal," ungkapnya di As, Kamis (17/9/2009).
"Kami telah membangun tim spektakuler yang disodorkan kepada fans usai menjalani musim tak terlupakan karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, Real Madrid tidak dipasang sebagai unggulan di Liga Champions," sebutnya.
"Bagi saya, tanpa keraguan, ini merupakan salah satu even yang paling penting karena saya dapat mengucapkan terima kasih kepada anda sekalian yang telah mendukung Real Madrid, menjadikan Real Madrid klub terbaik di dunia, berkat kesuksesan besar yang diperoleh berkat dukungan dari rekan-rekan." (tan)
Taktik Bertahan Habis Inter Menegaskan Siapa Kami

BARCELONA - Gelandang Barcelona Xavi Hernandez percaya timnya jauh lebih baik ketimbang Internazionale Milano.
Hasil 0-0 dalam pertemuan pertama kedua klub di Liga Champions kemarin, dijadikan bahan argumentasi Xavi. Inter memang bertahan habis dalam laga tersebut.
"Kami melakukan segala yang mungkin untuk mencapai kemenangan. Kami mendominasi, kami membuat peluang," buka Xavi seperti dilansir Marca, Jumat (18/9/2009).
"Kami mendapat lawan yang menutup ruang sejak awal hingga akhir pertandingan, (mereka bermain) dengan sistem defensive. Kami terus memainkan taktik kami," lanjut gelandang internasional Spanyol ini.
"Hal tersebut menceritakan banyak tentang Barcelona saat ini bahea sebuah tim yang menaruh delapan hingga sembilan pemain di belakang bola dalam sisi lapangan mereka sendiri," sindir Xavi. (tan)
Pele: Maradona Bukan yang Terbaik

SAO PAULO - Perdebatan tentang siapa pesepakbola yang pantas disematkan status terbaik dunia selalu muncul ke permukaan. Pele, lagi-lagi berkomentar.
Pria Brasil ini memang merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada. Bersama Diego Maradona yang kini menjadi pelatih Argentina, Pele didaulat FIFA sebagai yang terbaik. Tapi Pele rupanya tidak beranggapan demikian.
"Orang-orang berbicara bahwa yang terbaik adalah Pele atau Diego Maradona, tapi bagi saya yang terbaik adalah Alfredo di Stefano (pesepakbola legendaris Real Madrid)," kata Pele kepada Sport, Jumat (18/9/2009).
"Maradona adalah pemain hebat, tapi dia tidak dapat menendang dengan kaki kanannya dan tidak dapat mencetak gol dengan kepalanya," sambung Pele.
"Sekalinya dia mencetak gol penting lewat kepala, ternyata malah tangannya yang berbicara," sindirnya. (tan)
Wednesday, September 16, 2009
Info Liga Inggris : Robinho Tidak Betah di City
Ujung tombak lincah Manchester City Robinho dikabarkan sudah mulai tidak betah lagi bermain bersama tim asuhan Mark Hughes itu.
Adalah harian Spanyol, Sport, yang memberitakan bila eks pemain Real Madrid dan Santos itu mulai merasa tidak betah bermain untuk City.
Konon hubungan Robinho dengan Hughes tidak begitu harmonis. Selain itu kehadiran Emmanuel Adebayor dan Carlos Tevez juga membuat gerah Robinho karena dengan demikian posisinya di tim inti mulai terancam.
Apalagi City tampil gemilang di saat Robinho tengah cedera. City akhir pekan lalu sukses menghantam Arsenal 4-2. Hasil ini membuat Robinho kemungkinan harus berjuang keras untuk mendapatkan tempat di tim inti ketika ia sembuh nanti.
Bila benar Robinho tidak betah lagi bermain untuk City maka hal ini menjadi kabar baik bagi jawara Liga Champions Barcelona.
Tim asuhan Josep Guardiola itu diketahui ingin merekrut Robinho pada bursa transfer Januari nanti setelah gagal melakukannya musim panas lalu.
Adalah harian Spanyol, Sport, yang memberitakan bila eks pemain Real Madrid dan Santos itu mulai merasa tidak betah bermain untuk City.
Konon hubungan Robinho dengan Hughes tidak begitu harmonis. Selain itu kehadiran Emmanuel Adebayor dan Carlos Tevez juga membuat gerah Robinho karena dengan demikian posisinya di tim inti mulai terancam.
Apalagi City tampil gemilang di saat Robinho tengah cedera. City akhir pekan lalu sukses menghantam Arsenal 4-2. Hasil ini membuat Robinho kemungkinan harus berjuang keras untuk mendapatkan tempat di tim inti ketika ia sembuh nanti.
Bila benar Robinho tidak betah lagi bermain untuk City maka hal ini menjadi kabar baik bagi jawara Liga Champions Barcelona.
Tim asuhan Josep Guardiola itu diketahui ingin merekrut Robinho pada bursa transfer Januari nanti setelah gagal melakukannya musim panas lalu.
Info Liga Inggris : Hughes Bela Kelakuan Adebayor
Pelatih Manchester City Mark Hughes membela beberapa kelakuan tak terpuji yang dilakukan penyerang timnya Emmanuel Adebayor saat The Citizens bertemu Arsenal akhir pekan lalu.
Dalam laga yang dimenangi City 4-2 itu, pemain berkebangsaan Togo itu terlibat dalam dua insiden terhadap mantan klubnya itu.
Insiden pertama terjadi ketika Adebayor kedapatan menginjak wajah mantan rekan setimnya Robin van Persie. Ketika itu wasit tidak melihat kejadian tersebut sehingga Adebayor lolos dari hukuman.
Adebayor juga berulah ketika berhasil menjebol gawang Arsenal. Adebayor merayakannya secara berlebihan dan berlari ke arah pendukung Arsenal sehingga memicu kemarahan suporter The Gunners.
Dua kejadian ini membuat eks pemain AS Monaco itu terancam terkena hukuman karena FA tengah menyelidikinya.
Meski berkelakuan buruk, Hughes mencoba membela Adebayor. Menurutnya Adebayor tidak dendam kepada Van Persie. Sedangkan untuk kasus perayaan gol, Hughes berpendapat Adebayor melakukan hal itu karena kesal telah dihina suporter Arsenal.
"Adebayor terus menerus mendapat caci maki pribadi yang luar biasa sejak kick-off tapi tidak ada kedengkian dalam pelanggaran terhadap Van Persie dan telah meminta maaf ketika ia memeluk Van Persie saat meninggalkan lapangan di akhir laga," tukas Hughes.
"Wasit memiliki pandangan bagus terhadap pelanggaran dari Adebayor dan mengganggap pada waktu itu tidak pantas mendapat kartu kuning atau merah," sambung Hughes.
Dalam laga yang dimenangi City 4-2 itu, pemain berkebangsaan Togo itu terlibat dalam dua insiden terhadap mantan klubnya itu.
Insiden pertama terjadi ketika Adebayor kedapatan menginjak wajah mantan rekan setimnya Robin van Persie. Ketika itu wasit tidak melihat kejadian tersebut sehingga Adebayor lolos dari hukuman.
Adebayor juga berulah ketika berhasil menjebol gawang Arsenal. Adebayor merayakannya secara berlebihan dan berlari ke arah pendukung Arsenal sehingga memicu kemarahan suporter The Gunners.
Dua kejadian ini membuat eks pemain AS Monaco itu terancam terkena hukuman karena FA tengah menyelidikinya.
Meski berkelakuan buruk, Hughes mencoba membela Adebayor. Menurutnya Adebayor tidak dendam kepada Van Persie. Sedangkan untuk kasus perayaan gol, Hughes berpendapat Adebayor melakukan hal itu karena kesal telah dihina suporter Arsenal.
"Adebayor terus menerus mendapat caci maki pribadi yang luar biasa sejak kick-off tapi tidak ada kedengkian dalam pelanggaran terhadap Van Persie dan telah meminta maaf ketika ia memeluk Van Persie saat meninggalkan lapangan di akhir laga," tukas Hughes.
"Wasit memiliki pandangan bagus terhadap pelanggaran dari Adebayor dan mengganggap pada waktu itu tidak pantas mendapat kartu kuning atau merah," sambung Hughes.
Info Liga Inggris : Neville Terancam Absen Lama
Kapten Everton Phil Neville terancam harus absen lama setelah hasil scan menunjukkan ia mengalami cedera ligamen lutut parah.
Eks pemain Manchester United itu mengalami cedera ketika Everton dikalahkan Fulham 2-1 di lanjutan Liga Premier akhir pekan lalu.
Rupanya cedera tersebut cukup parah sehingga Neville diperkirakan harus absen lama, meski belum dapat diketahui secara pasti berapa lama ia harus istirahat.
"Scan MRI pada Senin mengkonfirmasikan kecemasan kami dan itu menunjukkan Phil mengalami cedera ligamen pada bagian belakang lututnya," ujar fisiotrapi Everton Mick Rathbone.
"Terlalu dini untuk memperkirakan lamanya ia absen tapi saya cemas ia pasti akan absen lama," sambungnya.
Eks pemain Manchester United itu mengalami cedera ketika Everton dikalahkan Fulham 2-1 di lanjutan Liga Premier akhir pekan lalu.
Rupanya cedera tersebut cukup parah sehingga Neville diperkirakan harus absen lama, meski belum dapat diketahui secara pasti berapa lama ia harus istirahat.
"Scan MRI pada Senin mengkonfirmasikan kecemasan kami dan itu menunjukkan Phil mengalami cedera ligamen pada bagian belakang lututnya," ujar fisiotrapi Everton Mick Rathbone.
"Terlalu dini untuk memperkirakan lamanya ia absen tapi saya cemas ia pasti akan absen lama," sambungnya.
Info Liga Inggris : Adebayor Terancam Hukuman Berat
Penyerang Manchester City Emmanuel Adebayor terancam mendapat hukuman dari FA setelah mendapat dua dakwaan yakni berkelakuan tidak pantas dan melakukan kekerasan saat The Citizens bersua Arsenal, akhir pekan lalu.
Dalam laga yang dimenangi City 4-2 itu, pemain berkebangsaan Togo itu terlibat dalam dua insiden terhadap mantan klubnya itu.
Insiden pertama terjadi ketika Adebayor kedapatan menginjak wajah mantan rekan setimnya Robin van Persie. Ketika itu wasit tidak melihat kejadian tersebut sehingga Adebayor lolos dari hukuman.
Adebayor juga berulah ketika berhasil menjebol gawang Arsenal. Adebayor merayakannya secara berlebihan dan berlari ke arah pendukung Arsenal sehingga memicu kemarahan suporter The Gunners.
Dan setelah melakukan penyelidikan, FA akhirnya mengeluarkan dua dakwaan kepada Adebayor yakni melakukan kekerasan terhadap Van Persie dan tindakan tak pantas untuk perayaan golnya.
"Dalam proses disipliner cepat, Adebayor didakwa melakukan kekerasan dalam insiden dengan Robin van Persie, yang mana menyebakan pemain Arsenal itu mengalami cedera di wajah," demikian pernyataan resmi FA.
"Adebayor juga didakwa dengan kelakuan tidak pantas menyusul aksinya ketika berbalik dan berlari untuk merayakan di depan suporter Arsenal setelah mencetak gol."
Adebayor sendiri memiliki waktu sampai Rabu sore waktu setempat untuk merespon dakwaan dari FA ini.
Dalam laga yang dimenangi City 4-2 itu, pemain berkebangsaan Togo itu terlibat dalam dua insiden terhadap mantan klubnya itu.
Insiden pertama terjadi ketika Adebayor kedapatan menginjak wajah mantan rekan setimnya Robin van Persie. Ketika itu wasit tidak melihat kejadian tersebut sehingga Adebayor lolos dari hukuman.
Adebayor juga berulah ketika berhasil menjebol gawang Arsenal. Adebayor merayakannya secara berlebihan dan berlari ke arah pendukung Arsenal sehingga memicu kemarahan suporter The Gunners.
Dan setelah melakukan penyelidikan, FA akhirnya mengeluarkan dua dakwaan kepada Adebayor yakni melakukan kekerasan terhadap Van Persie dan tindakan tak pantas untuk perayaan golnya.
"Dalam proses disipliner cepat, Adebayor didakwa melakukan kekerasan dalam insiden dengan Robin van Persie, yang mana menyebakan pemain Arsenal itu mengalami cedera di wajah," demikian pernyataan resmi FA.
"Adebayor juga didakwa dengan kelakuan tidak pantas menyusul aksinya ketika berbalik dan berlari untuk merayakan di depan suporter Arsenal setelah mencetak gol."
Adebayor sendiri memiliki waktu sampai Rabu sore waktu setempat untuk merespon dakwaan dari FA ini.
Info Liga Inggris : Toure Bela Adebayor
Palang pintu Manchester City Kolo Toure ikut membela rekan setimnya Emmanuel Adebayor yang berkelakuan buruk saat bersua mantan klubnya Arsenal, akhir pekan lalu.
Dalam laga yang dimenangi City 4-2 itu, pemain berkebangsaan Togo itu terlibat dalam dua insiden terhadap mantan klubnya itu.
Insiden pertama terjadi ketika Adebayor kedapatan menginjak wajah mantan rekan setimnya Robin van Persie. Ketika itu wasit tidak melihat kejadian tersebut sehingga Adebayor lolos dari hukuman.
Adebayor juga berulah ketika berhasil menjebol gawang Arsenal. Adebayor merayakannya secara berlebihan dan berlari ke arah pendukung Arsenal sehingga memicu kemarahan suporter The Gunners.
Kejadian ini membuat Adebayor terancam terkena hukuman berat dari FA dimana ia mendapat dua dakwaan sekaligus.
Rupanya Toure tidak menyalahkan Adebayor atas dua kelakuan tak terpujinya. Toure justru menilai mantan rekan setimnya di Arsenal yang memulai permasalahan karena berkelakuan buruk kepada Adebayor sebelum pertandingan dimulai.
"Saya terkejut karena ia menerima serangan dari semua pemain Arsenal. Meskipun Adebayor menjadi orang pertama yang pergi dan memberi hormat kepada mereka di lorong, bahkan mereka yang memiliki kedekatan dengannya tidak ingin menjabat tangannya. Bagi saya itu tidak dapat diterima," tukas Toure.
Sedangkan mengenai perayaan gol Adebayor yang menghina suporter Arsenal, Toure mengaku hal itu dikarenakan hinaan yang diterima pemain asal Togo itu selama pertandingan.
"Ada saat yang sangat sulit dengan suporter. Pada awal pertandingan mereka bersiul kepadanya seolah-olah Adebayor tidak pernah membawa apa-apa kepada klub. Itu sulit," sambung Toure.
"Saya tidak memperhatikan dia atas gerakan isyaratnya meski saya mencoba menghentikannya dan saya juga meminta maaf kepada para penggemar. Bukan kepada mereka ia seharusnya melakukan itu."
"Saya mengatakan kepadanya bahwa ini bukan keadaan yang bagus dan ia meminta maaf. Masalahnya adalah mereka mencemooh Adebayor sementara mereka bertepuk tangan untukku," tegas Toure.
Dalam laga yang dimenangi City 4-2 itu, pemain berkebangsaan Togo itu terlibat dalam dua insiden terhadap mantan klubnya itu.
Insiden pertama terjadi ketika Adebayor kedapatan menginjak wajah mantan rekan setimnya Robin van Persie. Ketika itu wasit tidak melihat kejadian tersebut sehingga Adebayor lolos dari hukuman.
Adebayor juga berulah ketika berhasil menjebol gawang Arsenal. Adebayor merayakannya secara berlebihan dan berlari ke arah pendukung Arsenal sehingga memicu kemarahan suporter The Gunners.
Kejadian ini membuat Adebayor terancam terkena hukuman berat dari FA dimana ia mendapat dua dakwaan sekaligus.
Rupanya Toure tidak menyalahkan Adebayor atas dua kelakuan tak terpujinya. Toure justru menilai mantan rekan setimnya di Arsenal yang memulai permasalahan karena berkelakuan buruk kepada Adebayor sebelum pertandingan dimulai.
"Saya terkejut karena ia menerima serangan dari semua pemain Arsenal. Meskipun Adebayor menjadi orang pertama yang pergi dan memberi hormat kepada mereka di lorong, bahkan mereka yang memiliki kedekatan dengannya tidak ingin menjabat tangannya. Bagi saya itu tidak dapat diterima," tukas Toure.
Sedangkan mengenai perayaan gol Adebayor yang menghina suporter Arsenal, Toure mengaku hal itu dikarenakan hinaan yang diterima pemain asal Togo itu selama pertandingan.
"Ada saat yang sangat sulit dengan suporter. Pada awal pertandingan mereka bersiul kepadanya seolah-olah Adebayor tidak pernah membawa apa-apa kepada klub. Itu sulit," sambung Toure.
"Saya tidak memperhatikan dia atas gerakan isyaratnya meski saya mencoba menghentikannya dan saya juga meminta maaf kepada para penggemar. Bukan kepada mereka ia seharusnya melakukan itu."
"Saya mengatakan kepadanya bahwa ini bukan keadaan yang bagus dan ia meminta maaf. Masalahnya adalah mereka mencemooh Adebayor sementara mereka bertepuk tangan untukku," tegas Toure.
Info Liga Inggris : Lucas Enggan Disamakan dengan Xabi
Gelandang Liverpool Lucas Leiva rupanya tidak ingin disebut sebagai pengganti Xabi Alonso karena menurutnya gaya bermain keduanya berbeda.
Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu memutuskan untuk menerima pinangan klub La Liga Real Madrid untuk Alonso.
Selepas kepergian Alonso, Lucas pun mulai mendapat kesempatan bermain yang banyak dari pelatih Rafael Benitez. Lucas pun menjawab kepercayaan Benitez dengan tampil baik.
Pemain berkebangsaan Brasil itu pun mulai dibandingkan dengan Alonso. Lucas disebut-sebut sebagai pengganti Alonso. Namun Lucas tak mau dibandingkan dengan Alonso karena menurutnya mereka berdua memiliki gaya yang berbeda.
"Saya tahu ketika Xabi pergi orang-orang akan membandingkan (kami) tapi semua orang yang tahu sepakbola tahu saya bukan pemain yang sama seperti Xabi," ujar Lucas.
"Saya mencoba bermain lebih menyerang dan Xabi merupakan pengumpan yang baik. Tentu saja kami kehilangannya tapi sekarang ia di Madrid dan kami berharap ia tampil baik di sana. Sekarang kita harus berpikir mengenai skuad kami," tegas Lucas.
Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu memutuskan untuk menerima pinangan klub La Liga Real Madrid untuk Alonso.
Selepas kepergian Alonso, Lucas pun mulai mendapat kesempatan bermain yang banyak dari pelatih Rafael Benitez. Lucas pun menjawab kepercayaan Benitez dengan tampil baik.
Pemain berkebangsaan Brasil itu pun mulai dibandingkan dengan Alonso. Lucas disebut-sebut sebagai pengganti Alonso. Namun Lucas tak mau dibandingkan dengan Alonso karena menurutnya mereka berdua memiliki gaya yang berbeda.
"Saya tahu ketika Xabi pergi orang-orang akan membandingkan (kami) tapi semua orang yang tahu sepakbola tahu saya bukan pemain yang sama seperti Xabi," ujar Lucas.
"Saya mencoba bermain lebih menyerang dan Xabi merupakan pengumpan yang baik. Tentu saja kami kehilangannya tapi sekarang ia di Madrid dan kami berharap ia tampil baik di sana. Sekarang kita harus berpikir mengenai skuad kami," tegas Lucas.
Info Liga Inggris : Kenyon akan Tinggalkan Chelsea
Peter Kenyon membuat keputusan mengejutkan dengan memutuskan untuk meninggalkan posisinya sebagai CEO Chelsea terhitung sejak 31 Oktober nanti.
Walau akan berhenti menjabat sebagai CEO, pria berusia 55 tahun itu akan terus mengabdi untuk The Blues sebagai direktur non eksekutif dan akan menjadi wakil klub di UEFA dan komite Asosiasi Klub Eropa.
Kenyon sendiri belum memutuskan langkah apa yang akan dilakukannya setelah meninggalkan Chelsea. Namun ia mengaku bangga dengan apa yang sudah diberikan untuk The Blues.
"Saya sungguh bangga dengan waktuku di Chelsea dan hubungan yang saya jalin dengan semua orang di sini," ujar Kenyon.
"Saya telah berada di sepakbola selama 15 tahun dan saya bisa mengatakan dengan kepastian dan kesenangan bahwa pengalaman di Chelsea merupakan salah satu yang terbaik yang saya miliki," sambung Kenyon.
"Ketika saya bergabung dengan Chelsea itu merupakan tantangan luar biasa dan bersama dengan semua staf, pemain, pengurus dan Roman, saya pikir kami telah benar-benar membangun sebuah klub, dalam waktu yang relatif singkat, yang dapat berada di garis terdepan sepakbola Eropa untuk beberapa tahun mendatang. Itu merupakan pencapaian besar."
"Saya juga senang bahwa hubungan kami tidak berakhir dan saya bisa terus memberikan kontribusi untuk mempertahankan Chelsea di posisi ini dan kembali untuk mengunjungi teman. Saya berniat mengambil sedikit waktu sebelum mempertimbangkan apa yang saya lakukan selanjutnya tapi saya yakin saya memiliki minimal satu tantangan utama yang tersisa dalam diriku," tegas Kenyon.
Mantan pemimpin perusahaan alat olahraga Umbro itu mulai dikenal di dunia sepakbola ketika menjadi CEO Manchester United selama enam tahun.
Pada Februari 2004, Kenyon memutuskan meninggalkan MU guna bergabung bersama Chelsea menyusul masuknya konglomerat Rusia Roman Abramovich sebagai pemilik klub London itu.
Selama memimpin Chelsea, Kenyon sukses mempersembahkan dua gelar Liga Premier, yang merupakan gelar pertama mereka sejak 1955, serta dua Piala FA dan Piala Liga.
Chelsea juga mampu mencapai semifinal Liga Champions lima kali dalam enam musim. Bahkan tahun 2008, Chelsea hampir menjuarai Liga Champions sebelum dikalahkan MU lewat adu penalti.
Walau akan berhenti menjabat sebagai CEO, pria berusia 55 tahun itu akan terus mengabdi untuk The Blues sebagai direktur non eksekutif dan akan menjadi wakil klub di UEFA dan komite Asosiasi Klub Eropa.
Kenyon sendiri belum memutuskan langkah apa yang akan dilakukannya setelah meninggalkan Chelsea. Namun ia mengaku bangga dengan apa yang sudah diberikan untuk The Blues.
"Saya sungguh bangga dengan waktuku di Chelsea dan hubungan yang saya jalin dengan semua orang di sini," ujar Kenyon.
"Saya telah berada di sepakbola selama 15 tahun dan saya bisa mengatakan dengan kepastian dan kesenangan bahwa pengalaman di Chelsea merupakan salah satu yang terbaik yang saya miliki," sambung Kenyon.
"Ketika saya bergabung dengan Chelsea itu merupakan tantangan luar biasa dan bersama dengan semua staf, pemain, pengurus dan Roman, saya pikir kami telah benar-benar membangun sebuah klub, dalam waktu yang relatif singkat, yang dapat berada di garis terdepan sepakbola Eropa untuk beberapa tahun mendatang. Itu merupakan pencapaian besar."
"Saya juga senang bahwa hubungan kami tidak berakhir dan saya bisa terus memberikan kontribusi untuk mempertahankan Chelsea di posisi ini dan kembali untuk mengunjungi teman. Saya berniat mengambil sedikit waktu sebelum mempertimbangkan apa yang saya lakukan selanjutnya tapi saya yakin saya memiliki minimal satu tantangan utama yang tersisa dalam diriku," tegas Kenyon.
Mantan pemimpin perusahaan alat olahraga Umbro itu mulai dikenal di dunia sepakbola ketika menjadi CEO Manchester United selama enam tahun.
Pada Februari 2004, Kenyon memutuskan meninggalkan MU guna bergabung bersama Chelsea menyusul masuknya konglomerat Rusia Roman Abramovich sebagai pemilik klub London itu.
Selama memimpin Chelsea, Kenyon sukses mempersembahkan dua gelar Liga Premier, yang merupakan gelar pertama mereka sejak 1955, serta dua Piala FA dan Piala Liga.
Chelsea juga mampu mencapai semifinal Liga Champions lima kali dalam enam musim. Bahkan tahun 2008, Chelsea hampir menjuarai Liga Champions sebelum dikalahkan MU lewat adu penalti.
Berita Liga Inggris: Ferguson Tak Cemaskan Reaksi Rooney
Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson menepis rumor bila ia berselisih dengan penyerang Wayne Rooney yang marah ketika ditarik keluar saat bersua Besiktas.
Dalam laga yang dimenangi MU 1-0 di ajang Liga Champions itu, Rooney ditarik keluar pada pertengahan babak kedua saat pertandingan masih tanpa gol. Rooney pun kecewa berat.
Rooney tertangkap kamera menggelengkan kepala dan melempar sepatunya ke bangku cadangan tempat ia duduk.
Kelakuan Rooney ini mencuatkan rumor bila hubungan eks pemain Everton itu dengan Ferguson mulai merenggang. Namun Ferguson menepisnya dan mengaku tidak cemas dengan sikap Rooney itu.
"Ia tidak pernah senang untuk diganti. Ia memiliki begitu banyak energi. Ia ingin bermain sepanjang waktu. Selalu menjadi bagian dari pikiran kami untuk menarik keluar Rooney," ujar Ferguson.
"Ia telah bermain sebagai penyerang tunggal selama sejam, itulah sebabnya ia harus ditarik keluar," sambung Ferguson.
Dalam laga yang dimenangi MU 1-0 di ajang Liga Champions itu, Rooney ditarik keluar pada pertengahan babak kedua saat pertandingan masih tanpa gol. Rooney pun kecewa berat.
Rooney tertangkap kamera menggelengkan kepala dan melempar sepatunya ke bangku cadangan tempat ia duduk.
Kelakuan Rooney ini mencuatkan rumor bila hubungan eks pemain Everton itu dengan Ferguson mulai merenggang. Namun Ferguson menepisnya dan mengaku tidak cemas dengan sikap Rooney itu.
"Ia tidak pernah senang untuk diganti. Ia memiliki begitu banyak energi. Ia ingin bermain sepanjang waktu. Selalu menjadi bagian dari pikiran kami untuk menarik keluar Rooney," ujar Ferguson.
"Ia telah bermain sebagai penyerang tunggal selama sejam, itulah sebabnya ia harus ditarik keluar," sambung Ferguson.
Berita Liga Inggris : Yeung Datang, Dua Petinggi Birmingham Hengkang
Dua petinggi Birmingham City, chairman David Sullivan dan CEO wanita Karren Brady memutuskan akan meletakkan jabatannya bila konglomerat Hongkong Carson Yeung mengambilalih klub.
Yeung memang sudah sejak lama santer dikabarkan bakal membeli kepemilikan Birmingham. Konon Yeung akan resmi mengambilalih Birmingham bulan depan.
Rupanya kedatangan Yeung tidak diterima oleh Brady dan Sullivan. Kedua sosok penting di Birmingham itu pun berencana mundur bila Yeung telah melengkapi proses pembelian klub.
Sullivan sendiri mengaku masih akan terus berkecimpung di dunia sepakbola. Sedangkan Brady sudah menemukan karir baru di dunia pertelevisian dimana ia bekerja untuk acara ternama' The Apprentice'.
"Setelah pengambilalihan saya akan mencari tantangan baru dimana pengalamanku, kesuksesanku dan ketajaman suara bisnis akan membuat perbedaan," ujar Sulivaan.
"Ini merupakan keputuan sulit bagi saya untuk meninggalkan klub setelah begitu lama tapi dengan perubahan baru pada kepemilikan, saya mereka sekarang waktu yang tepat bagiku untuk pindah dan mengejar usaha saya yang lain," tutur Brady.
Yeung memang sudah sejak lama santer dikabarkan bakal membeli kepemilikan Birmingham. Konon Yeung akan resmi mengambilalih Birmingham bulan depan.
Rupanya kedatangan Yeung tidak diterima oleh Brady dan Sullivan. Kedua sosok penting di Birmingham itu pun berencana mundur bila Yeung telah melengkapi proses pembelian klub.
Sullivan sendiri mengaku masih akan terus berkecimpung di dunia sepakbola. Sedangkan Brady sudah menemukan karir baru di dunia pertelevisian dimana ia bekerja untuk acara ternama' The Apprentice'.
"Setelah pengambilalihan saya akan mencari tantangan baru dimana pengalamanku, kesuksesanku dan ketajaman suara bisnis akan membuat perbedaan," ujar Sulivaan.
"Ini merupakan keputuan sulit bagi saya untuk meninggalkan klub setelah begitu lama tapi dengan perubahan baru pada kepemilikan, saya mereka sekarang waktu yang tepat bagiku untuk pindah dan mengejar usaha saya yang lain," tutur Brady.
Subscribe to:
Posts (Atom)